Kamis, 15 Februari 2018

20+ Library Android Untuk Anda Coba

Artikel kali ini membahas mengenai macam2 library Android yang bisa menyingkat waktu pengerjaan aplikasi kita. Apa itu library? Menurut laman Google Developer, library adalah
"Secara struktur sama dengan modul aplikasi Android biasa. Bisa mencakup semua yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi, termasuk source code, file2 resource, dan Android manifest. Tapi library tidak di-compile menjadi bentuk file APK yang bisa dijalankan di hape. Library dicompile menjadi file Android Archive (AAR) yang bisa digunakan sebagai dependency untuk modul aplikasi Android. Tidak seperti file JAR, AAR bisa berisi resource Android dan file manifest, yang membolehkan Anda memasukkan resource seperti layout dan drawable sebagai tambahan untuk class2 dan method2 Java."
Kapan kita memakai library? laman yang sama menyebutkan:

  1. Ketika Anda membuat aplikasi yang banyak dan menggunakan beberapa komponen yang persis sama, misalnya Activity, service atau layout UI.
  2. Ketika Anda membuat sebuah aplikasi yang punya beberapa variasi APK, misalnya versi gratis dan berbayar, dan Anda perlu komponen inti yang sama di kedua file APK tersebut.

Penulis sendiri menganut prinsip "do not reinvent the wheel", atau bisa diartikan "jangan membuang waktu menulis kodingan yang sudah ada ditulis oleh orang lain". Lebih lanjut mengenai memilih library ada di artikel Cara Memilih Library / Pustaka Android Untuk Aplikasi Kita .

Dan berikut ini daftar 20 lebih library yang berguna untuk dipakai di aplikasi android:


1. Lottie

Ini adalah library yang menerima inputan JSON berisi data animasi Adobe After Effects dan menampilkannya di hape android / secara native, sehingga hampir tidak ada bedanya dengan animasi yang dibuat pakai Java / Swift. Juga ada aplikasi contohnya yg tersedia di Google Play Store.
Sudah ada 7500 pengguna Github yang menjadikan library ini favorit mereka. Mereka tidak mungkin salah pilih library, kan? :D



2. Toasty 

Ini adalah library untuk membuat Toast (popup pesan ke user) yang bisa dikustom. Seperti yang dikatakan sang pembuatnya:
"Toast biasa, tapi dicampur obat kuat."



3. StyleableToast

Ini adalah library lain untuk kustomisasi Toast. Pembuatnya bilang, library ini menambahkan
"bermacam2 pilihan tampilan yang menambahkan kesan unik di app Anda dan UX-nya! Ubah tampilan toast baik melalui kodingan maupun lewat styles.xml!"



4. Store

Store adalah library untuk caching dan memuat data secara asynchronous. Menurut dokumentasinya:
"Store adalah class yang menyederhanakan pengambilan, penguraian, penyimpanan, dan pemakaian data di aplikasi Anda. Satu Store mirip dengan sebuah Repository, sekaligus menyediakan API Reactive yang dibangun dengan RxJava dan menerapkan aliran data satu arah (unidireksional)."
Dokumentasinya sangat lengkap dan library ini pasti layak dicoba. Anda bisa menggunakan library ini untuk mengecek misalnya aliran permintaan data, caching dan parsing.


5. PreviewSeekBar

Jika Anda pernah memakai Google Play Movies, Anda mungkin pernah melihat seekbar (bilah pencarian) yang dilengkapi dengan preview film. Programmer bernama RĂºben Sousa menyediakan librarynya di github. GIF dibawah ini menampilkan cara kerjanya dengan jelas. Jika app Anda berupa pemutar film, Anda benar2 harus mencobanya!



6. Chuck

Jika Anda memakai OkHttp, library ini membantu menangkap dan menyimpan semua request (permintaan) HTTP dan response-nya di aplikasi Anda. Library ini juga menyediakan tampilan untuk memeriksa isi request-response tadi.



7. CoordinatorTabLayout

CoordinatorTabLayout adalah komponen kustom yang terdiri dari beberapa bagian. Sederhananya, library ini menggabungkan TabLayout dan CoordinatorLayout. Cara kerjanya seperti GIF dibawah ini:




8. boxing

Boxing dipakai untuk memilih file2 multimedia. Dengan library ini, Anda bisa:
1. memilih gambar (satu atau beberapa sekaligus)
2. melihat preview gambar & crop / memotong gambar
Library ini juga mendukung GIF, pemilihan video, kompresi gambar dan tampilan kustom seperti ditunjukkan di gambar di bawah ini.



9. excelPanel

Sederhananya, library ini berupa RecyclerView dua dimensi. Library ini bisa menampilkan data historikal (data yg sudah ada) maupun data2 yang akan diinput.



10. Horizontal Calendar

Library ini memakai RecyclerView untuk menampilkan kalender secara horizontal, yang menganut prinsip Material Design.



11. CameraFragment

CameraFragment memakai komponen Fragment untuk memudahkan Anda menggunakan kamera hape di aplikasi Anda. Ditulis di keterangannya, library ini:
"menampilkan preview kamera secara langsung, dan menyediakan API yang simpel untuk memotret atau mengatur settingan hape. Anda dapat mengatur tampilan, layout dan memakai kamera hape menggunakan CameraFragment."



12. AwesomeBar

Ini adalah salah satu library keren buatan Florent Champigny. Library ini menggunakan pendekatan baru untuk mendesain top bar aplikasi, yang kita tahu memakai komponen ActionBar/Toolbar. Library ini juga mengatur DrawerLayout mirip Gmail. Anda bisa melihat cara kerjanya di gambar di bawah ini.



13. ArcNavigationView

Library ini memakai NavigationView dari Android Design Support Library. ArcNavigationView tampil beda dengan tepian yang melengkung.



14. ShimmerRecyclerView

Library ini adalah RecyclerView yang dikustom, menampilkan tampilan yang terkesan "berkerlip" untuk menandakan konten sedang loading (dimuat). Library ini juga punya adapter bawaan / built-in, untuk mengatur "kerlipan"nya.



15. Android-SwitchIcon

"Penerapan ikon switch (komponen mati/nyala) bergaya launcher Google."
Library ini menggunakan AppCompatImageView dan membuat Anda bisa memakai ikon berupa vektor / gambar untuk ditampilkan di komponen SwitchIconView menggunakan atribut app:srcCompat.



16. CounterFab

Library ini menampilkan FloatingActionButton (FAB) yang dilengkapi dengan angka (counter). Posisi FAB-nya di kanan atas. Anda dapat mengunduh aplikasi demo-nya di Google Play.



17. FadingTextView

Library ini membuat Anda bisa menampilkan TextView yang bisa berubah tampilan secara otomatis setiap beberapa detik sekali.



18. Bridge

"Bridge adalah library networking HTTP yang simpel tapi powerful untuk android. Library ini punya fitur API berantai, didukung oleh class URLConnection Java untuk kompatibilitas dan kecepatan maksimal."
Library ini punya dokumentasi yang sangat lengkap dan pastinya layak dicoba.


19. Ason

Library kedua bikinan Aidan Follestad. Ide dasarnya adalah untuk menyederhanakan interaksi dengan JSON. Library ini "juga membuat (de)serialisasi tidak susah.". Deserialisasi adalah pengubahan data dari JSON ke data yang bisa diolah dengan java, misalnya POJO. Dokumentasinya cukup lengkap. Anda bisa melihat2 library ini di https://github.com/afollestad/ason .


20. ObjectBox

Greenrobot adalah grup programmer yang mengembangkan GreenDAO dan EventBus. Sekarang mereka mencoba membuat jenis database baru untuk obyek2 java yang fokus di performa. Ini keterangan Greenrobot mengenai ObjectBox:
"Performa adalah alasan utama kami menciptakan ObjectBox. Sebelumnya, kami menciptakan greenDAO, ORM (Object/Relational Mapper - komponen pemetaan obyek/relasi) tercepat untuk Android dan SQLite. Sejak rilis pertamanya di tahun 2011, kami mendapatkan banyak tambahan wawasan mengenai penyimpanan obyek dan keterbatasan performa SQLite. Kami menyadari, untuk meningkatkan performa di hape secara signifikan, kami perlu menyentuh intinya dan membangun database yang didesain khusus untuk obyek."
Lebih detail tentang ObjectBox di: http://greenrobot.org/announcement/introducing-objectbox-beta/
Perlu diperhatikan, ObjectBox saat ini masih versi beta.


21. Material About

Library ini membantu Anda menyiapkan tampilan About Me (Tentang Saya) untuk mengenalkan Anda ke pengguna aplikasi Anda.



Demikianlah daftar 20 lebih library yang dapat Anda gunakan di aplikasi Anda. Daftar ini disadur dari https://medium.freecodecamp.org/25-new-android-libraries-which-you-definitely-want-to-try-at-the-beginning-of-2017-45878d5408c0 . Semoga artikel kali ini berguna. Like page pintar-android.com di FB untuk mendapatkan artikel2 yang pastinya berguna di dunia pemrograman. 




Tersedia buku-buku untuk belajar pemrograman Android.

buku pertama, menginstall Android Studio: https://play.google.com/store/books/details?id=EOufCwAAQBAJ . Buku fisik di https://www.tokopedia.com/buku-meidika/koding-android-untuk-pemula-buku-pertama


buku kedua, membuat recyclerview yang menampilkan gambar2 dari internet menggunakan json: https://play.google.com/store/books/details?id=b-boDAAAQBAJ . Buku fisik di https://www.tokopedia.com/buku-meidika/koding-android-untuk-pemula-buku-2


buku registrasi user, membuat fitur login & register: https://play.google.com/store/books/details?id=FHMqDwAAQBAJ



kalau sudah beli, bisa dilihat di hape pake app google books, bisa dilihat di browser (misal chrome) di books.google.com -> My Library .


Tersedia juga DVD Android Studio 3.0.1 di tokopedia: 
https://www.tokopedia.com/buku-meidika/dvd-android-studio-3-0-jdk-32-bit-64-bit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Cara Bayar Akun Google Play Console?

Artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara membayar akun Google Play Console. Programmer android yang ingin aplikasinya didownlo...